Hai, nama saya Thomas. Terima kasih sudah mampir ke sini, salam kenal!
Lebih dari sepuluh tahun lalu, saya nemuin passion saya nggak cuma bikin desain, tapi juga sharing desain, ngajar, mentorin. Waktu 2015, saya bikin publikasi Medium bernama Insights bareng Dwinawan. Dari situ jalan terus, 2019 memimpin program upskilling desainer di Bukalapak, dan sampai sekarang saya masih aktif mengajar dan mentoring untuk tim desain seperti Telkomsel, Callour Studio, dan lainnya.
Sebelum tahun ini selesai, dan siap-siap memulai nyambut tahun yang baru saya memulai The Happy Path Club.
Alasan saya memulai inisiatif ini karena belakangan ini saya mengamati desain sedang berubah seiring dengan perkembangan AI, tapi perkembangan tools yang seharusnya nurut saya sejalan dengan excitement tapi saya mengamati dan ngobrol langsung dengan curhatan desainer, malah ngerasa capek. Pertama, capek karena ketidakpastian nasib role desainer bakalan gimana. Kedua, ngerasa overwhelmed dengan AI yang berkembang cepat banget. Informasinya nggak habis-habis dan nadanya panik terus.
Nah, saya ingin melihatnya dari sisi lain. Seperti di UX, ada happy path, alur ketika semuanya berjalan lancar. Corner case dan edge case tetap ada, jalannya memang nggak pernah lempeng. Tapi kita coba buat happy path-nya dulu, baru menangani case lainnya. Begitu juga cara saya melihat situasi sekarang. Optimis, penasaran, tapi tetap sadar jalannya nggak mulus. Harapan saya Happy Path Club bisa jadi semangat baru di tengah perubahan ini sih!